Minggu, 05 Januari 2014

Sampah Di Ibukota Jakarta

Sampah, merupakan salah satu masalah yang vital di Ibukota khususnya DKI Jakarta. Tidak perlu heran melihat banyak sampah di pinggiran kali yang menumpuk dan adanya beberapa pemukiman di pinggir kali yang membuat penyempitan sungai dan mengakibatkan sungai banjir.
Kesadaran masyarakat amatlah kurang dalam kebersihan yang mengakibatkan lingkungan menjadi tidak asri. Bagaimana DKI Jakarta tidak mau banjir jika kesadaran masyarakatnya amatlah minim? Melihat pemerintah sudah mengupayakan berbagai macam cara untuk membuat warganya menjadi nyaman. Beberapa alasan masyarakat yang membuang sampah ke kali yakni adalah jauhnya tempat pembuangan sampah di daerah mereka, enggan untuk membayar iuran sampah, bahkan tidak adanya tempat pembuangan sampah didaerah mereka.
Disini tidaklah harus pemerintah yang selalu bertindak dalam menjaga kebersihan. Kebersihan lingkugan merupakan tanggung jawab bersama, bukanlah pemerintah. Pemerintah hanya memfasilitasi masyarakat untuk menjaga kebersihan. Nah, setidaknya dilingkungan masrakat pinggir kali berinisiatif untuk membuat Tempat Pembuangan Sampah di daerah mereka yang nantinya ada petugas dari pihak tertentu yang membuang limbah sampah tersebut ke tempat pembuangan sampah akhir di dekat wilayah mereka. Jika masyarakat didaerah tertentu lebih kreatif, mungkin ada beberapa sampah yang bisa di daur ulang dan menghasilkan nilai ekonomi bagi mereka.
Namun, keberadaan tempat pembuangan sampah terkadang cukup mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan bisa dikatakan cukup menghambat. Contohnya tempat pembuangan sampah di wilayah dekat Stasiun Kereta Api Lenteng Agung. Disana akan kita jumpai tempat pembuangan sampah berada di pinggir jalan yang tentunya mengganggu kenyaman pengguna jalan, selain bau juga berdampak terjadinya kepadatan lalu lintas didaerah tersebut.
Entahlah, penulis juga tidak tau mengapa keberadaan tempat pembuangan sampah tersebut bisa berada di pinggir jalan. Belum adanya respon dari pihak terkait mengenai tempat pembuangan sampah yang berada di pinggir jalan tersebut, apakah akan dipindahkan atau dibentuk kembali agar tidak mengganggu kenyaman pengguna jalan.

Masyarakat bisa saja melakukan gotong royong untuk membangun tempat pembuangan sampah tersebut didaerah tertentu yang nantinya tidak akan menggangu pengguna jalan maupun masyarakat sekitar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar