Kamis, 22 Januari 2015

POSTEST KENDALI dan AUDIT SISTEM INFORMASI (VCLASS ANALISIS KINERJA SISTEM)


Area Pengendalian ada 15 yaitu :
1. Integritas Sistem
2. Manajemen Sumber Daya (Perencanaan Kapasitas)
3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
4. Backup dan Recovery
5. Contigency Planning
6. System S/W Support
7. Dokumentasi
8. Pelatihan atau Training
9. Administrasi
10. Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
11. Operasi
12. Telekomunikasi
13. Program Libraries
14. Application Support (SDLC)
15. Pengendalian Mikrokomputer
Penjelasan :
1. Integritas Sistem
a.    Ketersediaan dan kesinambungan sistem komputer untuk user
b.    Kelengkapan, Keakuratan, Otorisasi, serta proses yg auditable
c.    Persetujuan dari user atas kinerja sistem yang di inginkan
d.    Preventive maintenance agreements untuk seluruh perlengkapan
e.    Kesesuaian kinerja antara S/W dan jaringan dengan yang diharapkan
f.     Serta adanya program yang disusun untuk operasi secara menyeluruh      


2. Manajemen Sumber Daya
a.    Faktor-faktor yang melengkapi integritas sistem
b.    Yaitu meyakini kelangsungan (ongoing) H/W, S/W, SO, S/W aplikasi, dan komunikasi jaringan komputer, telah di pantau dan dikelola pada kinerja yang maksimal namun tetap dengan biaya yang wajar.
c.     Hal-hal tersebut di dokumentasikan secara formal demi proses yang berkesinambungan



3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
a.       Menentukan adanya keterlibatan dan persetujuan user dalam hal adanya perubahan terhadap s/w aplikasi dan s/w sistem
b.      Setiap  pengembangan  dan  perbaikan  aplikasi  harus  melalui  proses  formal  dan  di dokumentasikan  serta  telah  melalui  tahapan-tahapan  pengembangan  sistem  yang dibakukan dan disetujui.

4. Backup dan Recovery
a.       Demi kelangsungan usaha, harus tersedia data processing disaster recovery planning (rencana   pemulihan data dan pusat sistem informasi apabila terjadi kehancuran),
b.      Baik  berupa  backup  dan  pemulihan  normal,  maupun  rencana  contingency  untuk kerusakan pusat SI (lokasi gedung, peralatanya, SDM-nya maupun manualnya).

5. Contigency Planning
a.       Perencanaan yang komprehenshif di dalam mengantisipasi terjadinya ancaman
b.      Terhadap fasilitas pemrosesan SI
c.       Dimana sebagian besar komponen utama dari disaster recovery plan telah dirumuskan dengan jelas, telah di koordinasikan dan disetujui, seperti critical application systems, identifikasi peralatan dan fasilitas penunjang H/W, sistem S/W dan sebagainya.

6. System S/W Support
a.       Pengukuran  pengendalian  dalam  pengembangan,  penggunaan,  dan  pemeliharaan dari  S/W  SO, biasanyamlebih canggih dan lebih cepat  perputarannya  dibandingkan dengan  S/W  aplikasi. Dengan  ketergantungan  yang  lebih  besar  kepada  staf  teknik untuk integritas fungsionalnya
b.      Pengukuran   kendali   pengamanan   aplikasi   individu   maupun   pengamana logika sistem secara menyeluruh (systemwide logical security)     

7. Dokumentasi
a.       Integritas dan ketersediaan dokumen operasi, pengembangan aplikasi, user dan S/W sistem
b.      Diantaranya dokumentasi program dan sistem, buku pedoman operasi dan schedule operasi,
c.       Untuk setiap aplikasi sebaiknya tersedia dokumentasi untuk tiap jenjang user.

8. Pelatihan atau Training
a.       Adanya penjenjagan berdasarkan kemampuan untuk seluruh lapisan manajemen dan staf, dalam hal penguasaannya atas aplikasi-aplikasi dan kemampuan teknisnya
b.      Serta rencana pelatihan yang berkesinambungan


9. Administrasi
a.       Struktur organisasi dan bagannya, rencana strategis, tanggungjawab fungsional, job description, sejalan  dengan  metoda  job  accounting  dan/atau  charge  out  yang digunakan
b.      Termasuk  didalamnya  pengukuran  atas  proses  pengadaan  dan  persetujuan  untuk semua sumber daya SI.

10. Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
a.       Listrik,  peyejuk  udara,  penerang  ruangan,  pengaturan  kelembaban,  serta  kendali akses ke sumber daya informasi
b.      Pencegahan kebakaran, ketersediaan sumber listrik cadangan,
c.        Juga pengendalian dan backup sarana telekomunikasi

11. Operasi
a.       Diprogram untuk merespon permintaan/keperluan SO
b.       Review atas kelompok SO berdasarkan job schedulling, review yang terus-menerus terhadap operator,  retensi   terhadap  consol log  message,  dokumentas untuk run/restore/backup atas seluruh aplikasi
c.       Daftar personel, dan nomor telepon yang harus dihubungi jika muncul masalah SO, penerapan sistem sift dan rotasi serta pengambilan cuti untuk setiap operator.

12. Telekomunikasi
a.       Review terhadap logical and physical access controls,
b.      Metodologi  pengacakan  (encryption)  terhadap  aplikasi  electronic  data  interchange (EDI)
c.       Adanya supervisi yang berkesinambungan terhadap  jaringan komputer dan komitmen   untuk ketersediaan jaringan tersebut dan juga redundansi saluran telekomunikasi.

13. Program Libraries
a.       Terdapat  pemisahan  dan  prosedur  pengendalian  formal  untuk  application  source code dan compiled production program code dengan yang disimpan di application test libraries development
b.      Terdapat review atas prosedur quality assurance.

14. Application Support

a.       Bahwa proses tetap dapat berlangsung walaupun terjadi kegagalan sistem
b.      Sejalan dengan kesinambungan proses untuk inisiasi sistem baru, manajemen
c.       proyek, proses pengujian yang menyeluruh antara user dan staf SI
d.      Adanya review baik formal maupun informal  terhadap  tingkat kepuasan  atas SDLC yang digunakan.

15. Microcomputer Controls
a.       Pembatasan yang ketat dalam pengadaan, pengembangan aplikasi, dokumentasi atas aplikasi  produksi  maupun  aplikasi  dengan  misi  yang  kritis,  sekuriti  logika,  dan  fisik terhadap microcomputer yang dimiliki,
b.      Serta  pembuatan  daftar  inventaris  atas  H/W,  S/W,  serta  legalitas  dari  S/W  untuk menghindari tuntutan pelanggaran hak cipta.