Senin, 27 Januari 2014

Dampak Banjir

Banjir mulai surut, tetapi belum selesai sampai disitu mengingat apa dampak yang ditimbulkan dari banjir tersebut. Banjir di Ibukota selama dua pekan tentunya membawa dampak yang amat merugikan masyarakat yakni di antaranya

1.      Bertumpuknya sampah yang terbawa aliran banjir
2.      Timbulnya berbagai macam penyakit
3.      Terdapat beberapa jalan yang rusak
4.      Perekonomian terganggu
5.      Banya kendaraan bermotor yang rusak dikarenakan nekat menerobos banjir

Bertumpuknya sampah yang terbawa banjir sudah di jelaska pada artikel seelumnya ( Kebersihan Merupaan Tanggung Jawab Bersama ). Timbulnya berbagai macam penyakit pasca banjir yaitu terutama adalah penyakit kulit yang diakibatkan air sungai yang kotor. Penyakit ini tentunya sudah menjadi hal yang sering di lihat ketika banjir datang mengingat banyaknya anak-anak kecil yang berenang dalam banjir tersebut

Terdapatnya jalan yang rusak diakibatkan oleh daerah resapan air yang kurang di beberapa wilayah di Jakarta. Tentunya kita bisa melihat gedung bertingkat dan mall-mall serta perumahan yang tentunya menghambat dan mengurangi resapan air yang ada di wilayah tersebut sehingga timbul banjir dan air banjir tersebut menggenangi jalan dan membuat jalan menjadi berlubang.
Tentunya hal itu dapat membahayakan pengguna jalan dan bisa meningkatkan resiko kecelakaan yang di akibatkan jalanan yang rusak. Maka dari itu, penulis berharap agar pengendara bermotor berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi peraturan rambu lalu lintas yang ada agar dapat mengurangi resiko kecelakaan.

Dampak banjir juga mempengaruhi perekonomian seperti tida kterdistribusinya barang produksi ke berbagai wilah dibeberapa wilayah di Indonesia yang mengakibatkan barang tersebut lambat sampai di daerah tujuan atau mengakibatkan barang produksi menjadi rusak seperti komoditi sayuran atau makanan. Tentunya dengan adanya gangguan ini, para penguasaha merugi dan naiklah harga bahan makanan yang tentunya akan menambah beban untuk masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar