Banjir
mulai surut, tetapi belum selesai sampai disitu mengingat apa dampak yang
ditimbulkan dari banjir tersebut. Banjir di Ibukota selama dua pekan tentunya
membawa dampak yang amat merugikan masyarakat yakni di antaranya
1.
Bertumpuknya sampah yang terbawa aliran banjir
2.
Timbulnya berbagai macam penyakit
3.
Terdapat beberapa jalan yang rusak
4.
Perekonomian terganggu
5.
Banya kendaraan bermotor yang rusak dikarenakan nekat
menerobos banjir
Bertumpuknya
sampah yang terbawa banjir sudah di jelaska pada artikel seelumnya ( Kebersihan
Merupaan Tanggung Jawab Bersama ). Timbulnya berbagai macam penyakit pasca
banjir yaitu terutama adalah penyakit kulit yang diakibatkan air sungai yang
kotor. Penyakit ini tentunya sudah menjadi hal yang sering di lihat ketika
banjir datang mengingat banyaknya anak-anak kecil yang berenang dalam banjir
tersebut
Terdapatnya
jalan yang rusak diakibatkan oleh daerah resapan air yang kurang di beberapa
wilayah di Jakarta. Tentunya kita bisa melihat gedung bertingkat dan mall-mall
serta perumahan yang tentunya menghambat dan mengurangi resapan air yang ada di
wilayah tersebut sehingga timbul banjir dan air banjir tersebut menggenangi
jalan dan membuat jalan menjadi berlubang.
Tentunya
hal itu dapat membahayakan pengguna jalan dan bisa meningkatkan resiko
kecelakaan yang di akibatkan jalanan yang rusak. Maka dari itu, penulis
berharap agar pengendara bermotor berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi
peraturan rambu lalu lintas yang ada agar dapat mengurangi resiko kecelakaan.
Dampak
banjir juga mempengaruhi perekonomian seperti tida kterdistribusinya barang
produksi ke berbagai wilah dibeberapa wilayah di Indonesia yang mengakibatkan
barang tersebut lambat sampai di daerah tujuan atau mengakibatkan barang
produksi menjadi rusak seperti komoditi sayuran atau makanan. Tentunya dengan
adanya gangguan ini, para penguasaha merugi dan naiklah harga bahan makanan
yang tentunya akan menambah beban untuk masyarakat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar