Mereka berjalan mengukir keringat demi sebongkah emas.
Mereka mengukir hidup pada sebuah aspal.
Tak Kenal Takut, Tak Kenal Malu.
Mereka bernafas untuk sebuah kehidupan.
Rambu Lalu Lintas menjadi rezeki mereka.
Rambu-rambu itu membuat mereka bergerak.
Mereka duduk pada batu penyanggah jalanan.
Mereka mengukir tawa disana dengan gembira tanpa derita.
Keringat mereka perjuangan mereka, darah mereka smeangat mereka.
Bangku sekolah mereka ukir dalam mimpi.
Mereka belajar tentangarti kehidupan mengenai hidup dan mati.
Mereka tak pernah berhenti sebelum waktunya tiba untuk mendapatkan secercah kehidupan.
Tak Pernah mati dan berhenti
Anak Jalanan, takdirmu terukir di aspal.
Debu menyapu dengan asap dari kendaraan yang menggebu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar